Senin, 19 Mei 2014

ARIES




               “Alpia………!” panggil teman-teman ku yang sedang duduk berkumpul di salah satu bangku teman ku. Mereka adalah teman-teman seperjuangan ku di SMP ini. Mereka teman-teman terbaik ku , kita tergabung dalam dalam kelompok The Aries Girll’s, kelompok yang terdiri dari lima anggota yang memiliki bintang zodiac Aries, yaitu: aku, Rita, Intan, Eni dan Sari. Mereka sahabat yang bisa saling mengerti satu sama lain, dan di kelompok kami ini, kami bisa berbagi gembira, duka, lara, kepada teman yang lainnya. Walaupun mereka mempunyai masalah pribadi sendiri-sendiri tapi mereka tetap akan membantu sahabat yang sedang ke susahan .
              Kami semua memiliki perbedaan sifat, kesukaan, kebiasaan dan prinsip hidup. Tetapi dengan adanya perbedan tersebut persahabatan kami pun menjadi indah, dan bisa mempererat persahabatan di antara kami.
              Awalnya memang kami tidak mempunyai kelompok seperti ini , tetapi setelah adanya kecocokan, dan di tambah kita sudah saling mengetehaui bahwa kami memiliki zodiac yang sama yaitu Aries, maka terbentuklah kelompok yang di beri nama The Aries Girll’s yang memiliki arti anak-anak perempuan yang memiliki zodiac Aries.
              Setiap hari kami bertemu di sekolah, meski terkadang kami bertemu di hari libur untuk menghilangkan penat di hati yang terkumpul selama satu minggu. Setiap hari kami selalu jajan bersama di kantin sekolah di waktu jam istirahat, kami pun sering mengerjakan tugas sekolah bersama.
              Kami harus berterima kasih kepada sekolah dan zodiac Aries, karna dengan sekolah dan zodiac inilah kami dapat bertemu, berkumpul dan bersatu. Tapi yang paling utama adalah ketulusan cinta dan kasih saying yang diberikan kepada satu sama lainnya.
              Meski kami memiliki kelompok seperti ini, kami tidak pernah membatasi pergaulan satu sama lain, kita pun bisa bermain dan mengerjakan tugas sekolah bersama teman yang lainnya.
               Sungguh indah persahabatan dan kebersamaan kami, karna rasa sayang yang tulus di hati kami kami bisa bersatu seperti ini.
               “Hei bengong aja, entar ke sambet loh!” seru Intan serya menepuk pundak ku, “Ayo masuk kelas, ngapain kamu berdiri di depan pintu sendiri dari tadi? Bel masuk kelas udah bunyi tuh!” belum sempat aku menjawab,Intan menarik tangan ku, aku pun masuk kelas, kemudian aku pun duduk di bangku yang biasa aku tenpati. Tak lama kemudian guru pelajarapun masuk.



Created By Kartika Kokon
19 Mei 2010

Tidak ada komentar:

Posting Komentar